Jumaat, 7 Disember 2012

saudaraku di bumi palestin

Palestin,
Ketika wargamu dihujani peluru,
hari-harimu berlumuran darah,
dihujani peluru-peluru dari manusia laknatullah,
wargamu kehilangan orang yang dikasihi,
kerna menjadi mangsa perjuang demokrasi.

Palestin,
wargamu matanya sentiasa basah,
menangis kepasrahan,menangis ketakutan,menangis kehilangan,
kesengsaraan mencengkam kehidupan wargamu,
oh..bergitu besar dugaan kehidupan wargamu,
namun, engkau begitu tabah wahai saudaraku,
syabas saudaraku,engkau umat terpilih.

Palestin,
aku bangga denga wargamu,
masih sabar dan teguh berjuang,
walaupun sudah berabad di himpit kesengsaraan,
anak mudamu masih berani,
walaupun diperangi dari kanan dan kiri,
anak mudamu masih bersemangat,
"Tuhan bersama kami" kata mereka.

Palestin,
walaupun kini peluru sudah 'berhenti' menghujanimu
tapi kesengsaraan masih membelengu wargamu
entahkan bila ia akan berakhir?
namun bersabarlah saudaraku
sehingga pertolongan Allah datang,
bumimu akan dibebaskan.

Palestin,
aku mendoakan moga bantuan mudah sampai kepadamu,
tidak diganggu oleh polisi manusia boneka yahudi,
ratap tangis wargamu menjadi belahan pisau di hati kami,
tapi malangnya kami hanya mampu berdemotrasi membantah,
membiarkan musuh ketawa berdekah-dekah.

Saudaraku,
terima kasih kerana mempertahankan kota suci kita,
doaku kan sentiasa mengiring perjuanganmu
teruskan perjuangan saudaraku....

P/S:Jangan buat lupa dengan kesengsaraan saudara kita di Palestin.

Ditulis pada dec 2009