Ahad, 7 Oktober 2012

Darah Muda


Kanvas putih berdarah muda,
dibunuh masa kosong,
dimamah agan-agan usia,
yang penuh tipu daya.

Kanvas perjuangan masih kosong,
tidak terlukis dengan apa-apa
yang boleh membanggakan islam
hanya ada coretan kecil
yang membekas antara nampak dan tidak.

Ayuh anak muda,
tak kira jantina atau bangsa
atas nama satu aqidah
bangkitkanlah obor perjuangan
dalam tiap lapangan kehidupan

Tanpa mengira siapa kita,
jadilah hamba yang berjuang,
untuk sujud kepada Tuhan
tanpa ada sebarang perantaraan,
tidak mudah lemah dan berputus asa
walaupun ada yang menganggu perjalanan.

Jangan kita gusar dengan kemiskinan,
dapur Rasul pernah tak berasap berhari-hari,
Rasul mengikat perut berkali-kali,
hidupnya banyak lapar dari kenyang,
pernah berbuka hanya dengan air kosong,
namun kecintaanya kepada Tuhan tak pernah luntur,
malah bertambah lagi,

Renungilah hidup kita,
pernahkah kita berlapar berhari-hari
pernahkah dapur rumah kita terputus bekalan makanan
tidak bukan?
namun bagaimana dengan rasa syukur kita?

Ingat janji Allah,
buat hambaNya yang bertakwa,
dalam surah  Al-Talaq,
Dia akan memberi petunjuk
dan pertolongan dari jalan yang
tak disangka-sangka kepada hambaNya yang bertakwa
ad J$bTe. yang satu
Dia tidak pernah memungkiri janjiNya.

Jangan gusar dengan mehnah dan tribulasi
jangan takut dengan bayangan sendiri,
susun atur gerak langkah mu
dengan tenang dan penuh bijaksana
jalan berjuang terbuka luas
di alam milik tuhan ini.

Tiap jasad yang hidup perlu berjuang,
berjuang sebelum datangnya kematian,
agar engkau tak menyesal disana nanti,
kerana di dunia ini terlalu banyak tipu daya
yang tak terperi.

Ayuh kita corakkan kanvas hidup kita
dengan gerak juang
untuk menegak maaruf,mencegah mungkar.